Dukung Instruksi Presiden, Pemkab Bojonegoro Prediksi Tetap Banyak Pemudik

Foto Istimewa

Bojonegoro – Pemkab Bojonegoro tetap mendukung program pemerintah pusat menyikapi instruksi presiden terkait larangan mudik. Namun karena mudik merupakan tradisi warga saat lebaran, sehingga ada beberapa rencana yang akan dilakukan pemkab.

Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Pemkab Bojonegoro yang diketuai Bupati Anna Mu’awanah tetap menyiapkan tempat isolasi bagi para pendatang.

“Kami tidak bisa melarang dan menolak warga yang tetap mudik, karena sudah menjadi tradisi, namun harus melalui proses isolasi diri,” ujar Bupati  Anna, Kamis (23/4/2020).

Bupati bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bojonegoro yang tergabung dalam Gugus Tugas Penanganan Covid-19 hari ini merilis persiapan antisipasi kedatangan perantauan yang pulang kampung jelang bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri di shelter Covid-19, Balai Latihan Kerja (BLK) di Desa Ngumpak Dalem, Kecamatan Dander.

Penggunaan gedung BLK sebagai rumah isolasi tersebut setelah Pemkab Bojonegoro mendapat izin dari Pemerintah Provinsi. Selain di BLK pemkab juga menyediakan rumah isolasi di kawasan wisata Dander Park. “Ada 430 rumah isolasi atau shelter, yang tersebar di 419 Desa yang mampu menampung sebanyak 12.807 orang,” pungkasnya.

Bupati Anna menegaskan selama ini berbagai upaya telah dilakukan oleh Pemkab Bojonegoro dalam penanganan pandemi Corona. Namun jika masih ada sedikit kendala atau kekurangan, harap disampaikan dengan baik karena kondisi pandemi Corona memang begitu cepat terjadi dan mendadak sehingga diharapkan semua bergotong royong dalam pencegahan ini.

“Selama ini kita bersama Forpimda sebagai tim gugus Tugas Covid-19. Kita bersama sama support dan sinergi. Alhamdulillah, jumlah ODP saat ini stagnan,” tandasnya.