Disebut-sebut akan Dampingi Gus Ipul, ini Respon Kanang

NGAWI, jatimpost.com – Dalam Pilgub Jatim 2018, kiai Nahdlatul Ulama (NU) menyodorkan nama Saifullah Yusuf (Gus Ipul) ke PDIP sebagai calon gubernur. Dalam kesempatan yang sama, Kiai NU menyerahkan sepenuhnya kepada PDIP untuk Cawagub yang akan diusung.

Bupati Ngawi Budi Sulistyono tidak berharap banyak namanya akan ditunjuk PDIP sebagai bakal calon wakil Gubernur (bacawagub) Jatim 2018. Alasanya, tugas dia mengabdi kepada warga Ngawi baru selesai 2021.

“Saya santai, tidak ambisi. Buat apa ambisi, tugas saya mengabdi ke warga Ngawi masih lama sampai 2021. Pasrah sajalah, ada yang mutuskan nanti,” kata Budi Sulistyono, dilansir detikcom, Jumat (15/9/2017).

Bupati Ngawi yang biasa disapa Kanang merupakan salah satu kandidat calon wakil gubernur dari PDI. Selain Kanang, ada juga nama Tri Rismaharini (Wali Kota Surabaya) dan Abdullah Azwar Anas (Bupati Banyuwangi) yang disiapkan untuk mendampingi Cagub yang telah diusung PKB (Gus Ipul).

Meski mengaku tidak ambisi, namun Kanang yang merupakan kader PDIP menyerahkan seluruh keputusan kepada partai. “Saya ini dipilih bu Mega untuk memimpin Ngawi. Kalau diantar ke Jatim 2 (cawagub), ya putusan bu Mega. Saya santai saja ndak mau banyak beban,” ujar Kanang.

Untuk sosok Cawagub Jatim, ada dua nama yang berpeluang diusung PDIP. Dua nama tersebut adalah Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas yang popularitasnya terbilang tinggi. Risma merupakan kader PDIP, dan Anas maju ke Pilbup Banyuwangi 2013 melalui PDIP. Kendati Risma sendiri sudah memberikan sinyal menolak maju ke Pilgub Jatim.