Dengar Isu Tsunami, Ratusan Warga di Pesisir Selatan Tulungagung Ramai-ramai Mengungsi

Foto Istimewa

Tulungagung, Jatimpost.com Kepanikan melanda warga sekitar Pantai Sine, Kecamatan Kalidawir, Tulungagung saat mendengar isu tsunami. Warga Beramai-ramai mengungsi ke tempat yang lebih tinggi.

Kepanikan warga Sine berawal saat beberapa warga melihat fenomena ikan-ikan kecil yang terdampar ke bibir pantai. Mereka lalu mengira akan datangnya bencana tsunami tiba-tiba.

“Kemudian kejadian itu dikait-kaitkan dengan hasil penelitian ITB tentang potensi tsunami di pesisir selatan Jawa dan dikaitkan dengan gempa yang terjadi di Lumajang,” ujar Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Tulungagung Galih Nusantoro, Kamis (8/10/2020).

Akibatnya warga sekitar Sine langsung panik dan berusaha menyelamatkan diri ke ke tempat yang lebih aman, karena takut terjadi tsunami. Mereka memilih mengungsi ketimbang kembali ke rumah.

Sementara itu menurut Kapolsek Kalidawir AKP Santosa, aparat Kepolisian, TNI dan pemerintah kecamatan begitu mendapat informasi tersebut langsung terjun ke lokasi untuk memenangkan warga sekitar.

“Betul warga tadinya sempat panik namun saat ini warga mulai tenang dan sudah kembali ke rumah masing-masing. Namun masih ada beberapa warga yang bertahan, mereka sudah lansia,” kata Santoso.

Guna mencegah kepanikan warga, Kapolsek mengimbau kepada masyarakat yang tinggal di kawasan pantai selatan untuk tetap tenang, namun demikian tetap diharapkan kewaspadaannya. Kapolsek tetap mengingatkan, untuk selalu waspada mengingat kawasan selatan Jawa merupakan salah satu daerah yang rawan terjadi gempa maupun tsunami.

“Kami harap jangan mudah terpancing dengan isu-isu yang tidak bertanggung jawab. Sesuai dengan simulasi, pemerintah akan memberikan arahan dan petunjuk khusus pada saat terjadi kondisi darurat,” lanjut Kapolsek.

Masih menurut Kapolsek, saat ini dari unsur terkait telah mempersiapkan baik tenda dan alas tidur apabila dibutuhkan sewaktu-waktu bisa digeser ke sekitar kawasan Sine.

“Saat ini dari unsur terkait masih melakukan pemantauan dan telah mempersiapkan berbagai alat pendukung apabila sewaktu-waktu dibutuhkan.Semoga situasi di Sine tetap kondusif,” tandasnya.