Delapan Titik Keluar Jawa Timur Dijaga Ketat, Ratusan Kendaraan Terpaksa Putar Balik

Pemeriksaan kendaraan (Foto file: Suparno/detikcom)

Surabaya, Jatimpost.com Mengatasi arus balik lebaran, Polda Jatim menjaga ketat delapan titik keluar Jawa Timur. Alhasil, tercatat ada 797 kendaraan yang dipaksa putar balik karena tidak boleh keluar daerah Jawa Timur.

“Total kendaraan arus balik yang diputarbalik selama dua hari ada 797 kendaraan,” kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Kamis (28/5/20).

Wisnu menjelasakan, dari penjagaan mulai Selasa (26/5) hingga Rabu (27/5) terjaring ratusan kendaraan yang berusaha keluar daerah Jawa Timur. Dengan rincian pada tanggal 26 ada 329 kendaraan yang putar balik. Terdiri dari 21 sepeda motor dan 308 kendaraan pribadi. Sedangkan tanggal 27 ada 468 kendaraan yakni 55 sepeda motor, 410 kendaraan pribadi, 3 kendaraan umum.

Operasi Ketupat Semeru yang berakhir pada 31 Mei 2020 dan akan diperpanjang hingga 7 Juni tersebut dilakukan dalam rangka upaya pencegahan penyebaran Covid-19 ke daerah lainnya.

“Sebelum jalan jauh menuju ke Jakarta, ke Jawa Barat, dan Jawa Tengah, maka penyekatan tetap di titik yang sudah disiapkan,” imbuhnya.

Wisnu menambahkan, di 8 titik perbatasan tersebut ada petugas yang memeriksa pengendara atau penumpang sesuai Protokol COVID-19. Pengecekan ini seperti pengecekan suhu tubuh dan pemeriksaan keperluan perjalanannya.

“Akan kita sampaikan juga bahwasanya di Jakarta akan kesulitan karena akan diminta surat izin keluar masuk (SIKM) di wilayah Jakarta. Dari pada menyulitkan di Jakarta, lebih baik di sini sudah bisa kembali (Putar balik),” tambahnya. [hy]