Daerah Terdampak Kekeringan Bertambah, BPBD Lamongan Terjunkan Semua Armada Tangki

Warga Lamongan antre dropping air bersih (Foto: Eko Sudjarwo)

Lamongan, Jatimpost.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lamongan terpaksa mengerahkan semua armada tanki yang dimiliki oleh Organisasi Perangkat Daerah  untuk droping ari bersih ke daerah yang terdampak kekeringan.

Pasalnya, krisis air bersih di beberapa wilayah di Kabupaten Lamongan saat ini semakin bertambah. Sebelumnya hanya ada dua Desa di dua Kecamatan, kini bertambah menjadi 5 Desa yang tersebar di 5 Kecamatan di Lamongan.

“Kami terus dan masih melakukan dropping air bersih ke warga dengan menggunakan seluruh armada,” jelas Kasi Tanggap Darurat BPBD Lamongan Muslimin kepada wartawan, Kamis (17/9/20).

Muslimin menjelaskan, sebelumnya ada 2 Desa di 2 Kecamatan yang alamai krisis air bersi yaitu aitu Desa Sidomulyo, Kecamatan Modo dan Desa Bedingin Kecamatan Sugio. Kekeringan mulai melanda beberapa wilayah lain diantaranya adalah Desa Nogojatisari Kecamatan Sambeng, Desa Sukomalo Kecamatan Kedungpring, dan Desa Soko Kecamatan Tikung.

Data yang ada di kami, sekarang ada 5 desa di sejumlah kecamatan yang mengalami krisis air bersih,” ujar Muslimin.

Muslimin menambahkan, kekeringan yang melanda beberapa daerah dipresiksi akan terus bertambah. Hal tersebut berdasarkan pemetaan yang telah dilakukan oleh BPBD Lamongan terhadap daerah-daerah yang berpotensi akan mengalami kekeringan.

“Desa-desa yang sudah kami petakan tersebut adalah desa-desa yang ada di Kecamatan Sukorame dan desa di Kecamatan Bluluk. Untuk kecamatan Bluluk potensi ada di 3 desa yaitu Desa Songowareng, Cangkring, dan Talunrejo,” tambah Muslimin.

Berdasarkan prediksi cuaca BMKG, musim kemarau tahun ini akan berakhir pada bulan Oktober hingga pertengahan November. Untuk itu, Muslimin menghimbau kepada seluruh Kepala Desa dan masyarakat Lamongan untuk segera melapor kepada BPBD jika daerahnya masing-masing mulai mengalami kekeringan.

“Kita imbau kepada masyarakat yang desanya terdampak kekurangan air bersih, segera melapor ke Pak Bupati, dalam hal ini melalui BPBD,” tandas Muslimin. [hy]