Cak Thoriq Sambut Baik Rencana Pembukaan TNBTS

Bupati Lumajang Throiqul Haq saat mengahadiri Penyusunan dan Pembahasan SOP Kunjungan Wisata Alam di kawasan TNBTS

Lumajang, Jatimpost.com – Rencana dibukanya kembali destinasi wisata Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) disambut baik oleh Bupati Lumajang Thoriqul Haq. Pembukaan TNBTS dirasa dapat memulihkan kembali perekomian masyarakat walaupun secara perlahan

“Hari ini, empat kepala daerah wilayah administratifnya berada di Kawasan TNBTS hadir untuk menandatangani SOP kunjungan wisata secara bertahap,” kata dia saat Rapat Koordinasi Pelaku Jasa Wisata dalam rangka Penyusunan dan Pembahasan SOP Kunjungan Wisata Alam di kawasan TNBTS pada masa pandemi Covid-19, di Hotel Lava View Bromo Kabupaten Probolinggo, Kamis (16/7/20).

Bupati yang akrab disapa Cak Thoriq itu mengatakan, semenjak wabah virus asal China mewabah di Indonesia, perekonomian masyarakat menjadi lesu. Oleh sebab itu pemerintah berfikir keras untuk memulihkan perekonomian dengan tidak mengabaikan sektor kesehatan masyarakat.

“Harapannya agar pelan-pelan ekonomi mulai tumbuh, karena kalau langsung itu tidak mungkin sambil kita pelan-pelan menuntaskan persoalan Covid-19,” ujar dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Jawa Timur Sinarto mengungkapkan, mengapresiasi langkah para Kepala Daerah yang telah mengeluarkan rekomendasi pembukaan kembali wisata di TNBTS, karena destinasi wisata di wilayah TNBTS menjadi salah satu penopang pariwisata di Jawa Timur.

“Bila bupati berkenan menandatangani sebagai dasar rekomendasi pembukaan kembali TNBTS, maka ini merupakan langkah yang luar biasa, dan SOP yang ada itu sudah menjadi filter untuk selanjutnya nanti kita juga akan laporkan ke gubernur,” ungkap dia.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Balai Besar TNBTS John Kenedie menjelaskan, bahwa ada SOP yang ketat dan harus dipatuhi oleh masyarakat sebelum nantinya TNBTS akan dibuka kembali. Selain masih membatasi 20 persen pengunjung wisata, proses pembelian tiket juga akan diberlakukan secara online dengan disertai surat kesehatan. Pihak TNBTS bersama Pemda, TNI dan Polri nantinya juga akan turut menjaga di pintu masuk TNBTS.

“Kalau nanti sudah kita buka, dan ada klaster baru kasus terkonfirmasi Covid-19, maka terpaksa kami akan tutup lagi. Oleh karena itu, protokol kesehatan harus kita jaga betul,” tutup dia. [hy]