Bertepatan dengan Hari Guru Nasional, Dispendik Akan Terbitkan 1.000 Buku Karya Guru di Surabaya

Kepala Dispendik Kota Surabaya Supomo

Surabaya, Jatimpost.com – Bertepatan dengan peringatan Hari Guru Nasional, Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya akan menerbitkan 1.000 buku karya para guru yang ada di Kota Pahlawan. Saat ini Dispendik masih dalam proses pematangan penerbitan buku tersebut.

Kepala Dispendik Kota Surabaya Supomo menjelaskan, program Satu Sekolah Satu Buku (Sasek Sabu) ini merupakan wadah para guru untuk berkontribusi membuat karya tulis. Mulai dari guru tingkat TK, SD dan SMP se-Surabaya. Tidak hanya itu, pengawas dan penilik sekolah juga ikut membuat karya tulis.

“Pengawas, penilik, dan kepala sekolah juga termasuk guru. Mereka adalah guru yang diberi tugas tambahan. Para guru ini bisa menuliskan pengalaman yang sudah dilalui,” kata Supomo, Senin (19/10/20).

Program ini dilakukan bertujuan untuk meningkatkan produktivitas para guru di Surabaya, kendati dalam masa pandemi  Covid-19. Para guru dituntut untuk tetap meningkatkan kreativitas dalam mengasah soft skillnya, yaitu menulis.

“Sudah ada beberapa sekolah yang mengumpulkan buku dari karya para guru ini. Temanya bermacam-macam, sesuai dengan keahlian masing-masing guru,” kata Supomo.

Sementara itu, Kabid Guru dan Tenaga Kependidikan Dispendik Surabaya Mamik Suparmi mengatakan, karya tulis yang dibuat para guru itu bermacam-macam, mulai dari antologi atau kumpulan puisi, kumpulan esai, kumpulan hasil karya tulis ilmiah (KTI), hingga karya inovasi guru.

Pihaknya juga menargetkan, satu karya tulis harus terdiri dari minimal 60 halaman. “Satu buku minimal 60 halaman. Itu di luar cover, daftar isi, kata pengantar, serta daftar pustaka,” kata Mamik.

Untuk prosesnya sendiri, Mamik menjelaskan para guru yang sudah membuat karya tulis untuk mendaftarkan diri secara online disertai mengunggah file buku dalam bentuk PDF. Kemudian Surat pertanggungjawaban mutlak (SPTJM) dari kepala sekolah masing-masing juga diunggah. [*]