Berkunjung ke Keluarga, ODP Asal Surabaya Meninggal Dunia di RSUD Bojonegoro

Foto Istimewa

Bojonegoro – Seorang warga Kota Surabaya yang berstatus orang dalam pemantauan (ODP) virus corona (COVID-19), pada Selasa pagi, meninggal dunia saat dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Sosodoro Djatikoesomo Bojonegoro.

Jubir Gugus Tugas COVID-19 Bojonegoro Masirin membenarkan kabar adanya pasien meninggal dengan status ODP dari Surabaya tersebut.

“Iya benar, KTP warga Surabaya. Pagi tadi meninggal setelah dirawat di Rumah Sakit Sosodoro. Statusnya ODP di Surabaya tapi isolasi mandiri selama ini,” jelas Masirin, Selasa (21/4/2020).

Masirin menambahkan, pada hari Minggu lalu, warga Kota Surabaya yang asli Desa Simorejo Kecamatan Kanor tersebut hendak berkunjung ke rumah keluarganya, namun mengalami sakit, sehingga oleh keluarganya langsung dibawa ke Puskesmas Kanor.

Kemudian oleh Puskesmas Kanor, di rujuk ke RSUD dr Sosodoro Djatikoesomo Bojonegoro Bojonegoro, namun setelah di rawat selama 2 hari, orang tersebut akhirnya meninggal dunia.

Rencananya jenazah ODP ini akan dimakamkan secara protokoler pencegahan Covid-19 di desa setempat. Hasil tes swab pasien ini belum turun.

“Rencana akan dimakamkan sesuai protokoler medis,” tandasnya.

Untuk diketahui, berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, menyebutkan jumlah ODP di Kabupaten Bojonegoro hingga Senin (20/04/2020) sebanyak 31 orang, yang tersebar di 13 kecamatan di Kabupaten Bojonegoro.

Sementara Pasien Dalam Pengawasan (PDP), sebanyak 1 orang dari Kecamatan Kepohbaru. Sedangkan warga yang terkonfirmasi positif virus Corona sebanyak 4 orang dengan keterangan 3 orang masih dalam perawatan, masing-masing berasal dari wilayah Kecamatan Gondang, Purwosari dan Kecamatan Trucuk, serta 1 orang pasien yang telah meninggal dunia, yang berasal dari Kecamatan Balen.