Bandar Narkoba Jaringan Mojokerto, Meninggal Ditembus Peluru Tim BNNP Jatim

SURABAYA, Jatimpost.com – Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Timur (BNNP) Jatim menangkap seorang bandar narkoba di by pass Mojokerto. Tindakan tegas dilakukan petugas karena salah satu bandar tersebut mencoba melakukan perlawanan saat diamankan petugas.

Bandar yang ditembak adalah Bayu Ferdiansyah (23) Prajurit kulon, Kota Mojokerto, Bayu meninggal setelah peluru bersarang ditubuhnya. Petugas sempat membawa Bayu ke RS Bhayangkara Polda Jatim tapi nyawa bayu sudah tidak dapat diselamatkan.

“petugas melakukan penyelidikan terhadap jaringan Mojokerto yang dikendalikan dari Lapas Porong dengan pengendali yang dikenal dengan nama rafa,” kata Brigjen Pol Fatkhurrohman Kepala BNNP Jatim, Jumat (15/12/2017).

Kejadian berawal dari penangkapan Nanang Sarianto (37), warga Jalan Nangka, Seruni, Gedangan, Sidoarjo. Penangkapan dilakukan di exit gate Suramadu, dari situ Tim BNNP Jatim melakukan pengembangan untuk menjerat Bayu.

“Kasus ini berawal saat tersangka Nanang kami amankan pada Kamis (14/12/2017),” ungkapnya

Disaat melakukan introgasi terhadap Nanang, pelaku di hubungi seseorang terkait narkoba, tanpa basabasi tim BNNP Jatim membawa tersangka Nanang untuk bertransaksi dengan Bayu. Pertemuan pengambilan barang disepakati malam hari di sekitar by pass Mojokerto.

Disitulah tersangka Bayu dijebak dan terjadilah penembakan oleh Tim BNNP Jatim sebab Bayu melakukan perlawanan. Dari tangan kedua tersangka diamankan beberapa barang bukti 1 kg sabu, 3 unit handphone, dan 1 unit mobil Daihatsu Luxio nopol L 1879 FB yang digunakan tersangka.