Acara KONI Mampu Dongkrak Atlet Berprestasi, Cak Thoriq Upayakan Sirkuit Sepatu Roda di Lumajang

46

Lumajang – Rangkaian piala KONI 2018 yang diikuti oleh beberapa daerah di Jawa Timur turut serta menjadi fokus pemkab Lumajang. Bertepatan pula dengan Hari Pahlawan dan hari jadi Kabupaten Lumajang ke-763, lebih dari 200 atlet sepatu roda dari regional Jawa Timur mengikuti Heroes Competition KONI Cup, lomba sepatu roda Open Jatim yang digelar di Alun-Alun Lumajang.

Acara ini mendapat perhatian khusus dari Pemkab Lumajang, karena mampu mendongkrak potensi atlet berprestasi sepatu roda khususnya dari Lumajang. Bupati Lumajang H. Thoriqul Haq turut datang dan membuka acara ini.

“Ke depan, bersama pihak-pihak terkait kami akan mengupayakan pengadaan sirkuit sepatu roda. Dan hari ini saya juga mengajak anak-anak saya untuk turut menonton, agar tahun-tahun ke depan mereka bisa turut meniru menjadi atlet,” kata Cak Thoriq, sapaan akrabnya, dalam sambutannya, Sabtu (10/11/2018).

Cak Thoriq juga turut melepas start lomba Speed Putri 1000 M KU-C, dan menyerahkan langsung medali kejuaraan kepada para pemenang, antara lain Chelsealia Cinta pemenang Juara I dari KIS Kepanjen, Kabupaten Malang, Shalva Pramitha Putri dari Rudwoll Lumajang, serta Shopiya Ramadhani sebagai Juara III dari New X-Speed, Sidoarjo.

Selain melepas start lomba dan menyerahkan medali untuk para pemenang, cak Thoriq juga menyerahkan medali kejuaraan untuk Speed Putra 1000 M KU-D yang diraih oleh: (1) Fadillah Eka Permana Putra (Silver Indonesia); (2) Innoval Charles Mario (Rudwoll Lumajang); (3) Desta Miracle Restu RHP (KIS Kepanjen).

Heroes Competition KONI Cup juga didukung penuh oleh KONI Jatim dan Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Perserosi). Pengurus PB Perserosi bahkan turut hadir dan terlibat aktif dalam teknis penjurian acara, dengan harapan acara yang baru pertama kali digelar di Lumajang ini terlaksana secara profesional dan diakui seluruh pihak.

Ketua KONI Kabupaten Lumajang Ngateman S.H., menyampaikan bahwa beberapa cabang lomba yang diadakan dalam rangkaian piala KONI. Ia berharap di tahun-tahun berikutnya semakin banyak atlet-atlet berprestasi dari Lumajang.

“Acara ini juga untuk menyemarakkan kampanye Sportourism. Tujuannya selain penggalian bibit atlet juga sekaligus memperkenalkan potensi pariwisata Kabupaten Lumajang,” pungkasnya.