88 Persen Penerima BLT Dana Desa adalah Petani

Jatimpost.com – Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) telah merilis data penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari dana desa. Jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) BLT dana desa sebanyak 7.181.331 KPM. Dari total KPM tersebut, 88 persen atau 6.297.025 KPM berprofesi sebagai petani dan buruh tani, 5% merupakan pedagang dan UMKM, 4% nelayan dan buruh nelayan, 2% buruh pabrik dan 1% adalah guru.

“Dana desa yang telah digunakan untuk BLT sebesar Rp4.308.798.600.000,” ungkap Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar.

Halim Iskandar dalam press releasenya mengatakan bahwa ada 68.103 desa telah menerima dana desa di rekening kas desa yaitu 73.692 desa. Kemudian untuk desa yang sudah melakukan penentuan KPM melalui musyawarah desa khusus (Musdesus) ada 73.199 desa atau 99% dari desa yang sudah terima dana desa di rekening desanya.

Mantan Ketua DPRD Jatim itu menuturkan langkah strategis terkait penanganan kesehatan warga yang diitindaklanjuti dalam membentuk relawan desa lawan Covid-19, kemudian pembentukan ruang isolasi dan berbagai upaya pencegahan dan penanganan Covid-19 di tingkat desa sudah dengan menyerap anggaran Rp 3,3 triliun.

“Menelan anggaran Rp 3,3 triliun dengan jumlah relawan yaitu 1.853.861. Mudah-mudahan berbagai upaya yang sudah dilakukan dengan membangun ruang isolasi diri yang menangani ODP 188.787 ini diharapkan tidak lagi bertambah semoga bisa berkurang, sehingga beban desa jadi semakin ringan,” jelasnya.

Langkah strategis lain yang dilakukan oleh Kemendes adalah membentuk jaring pengaman warga miskin di 68.103 desa. Langkah tersebut berhasil mendata 7,18 juta KPM dengan total keseluruhan anggaran sebesar 4,31 T. tidak hanya itu, Langkah stategis lainnya dilakukan adalah program padat karya tunai desa. Program dalam upaya membangkitkan ekonomi desa itu behasil menyasar 479.423 desa dengan total alokasi anggaran sebesar Rp 1,49 T.